Minggu, 26 Juli 2015

LOS tanpa Perpeloncoan di SMAN 16

Libur panjang siswa telah usai. Bagi siswa baru, diberlakukan LOS (layanan orientasi siswa) selama tiga hari, yakni mulai Senin besok (27/7) sampai Rabu (29/7). Sebagai persiapan, masing-masing sekolah mengadakan pra-LOS pada Sabtu (25/7). Salah satunya, SMAN 16 Surabaya.

Waka Kesiswaan SMAN 16 Sulistyono menjelaskan, ada 380 siswa baru yang menjalani pra-LOS mulai pukul 07.00-10.00. Pra-LOS bertujuan untuk mempersiapkan LOS mulai besok. Kegiatan yang diberikan kepada siswa baru pun beragam.

"Semua kegiatan positif dan bermanfaat bagi siswa baru. Mereka dikenalkan pada lingkingan sekolah, teman baru, dan pendidikan rohani," terangnya.

Salah satu kegiatan pra-LOS, ucap Sulis, siswa baru menghafalkan himne SMAN 16. Lagu tersebut wajib dinyanyikan secara rutin saat upacara setiap hari Senin. "Selain himne sekolah, siswa dikenalkan yel-yel pelajar Surabaya," paparnya. Hal tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dalam diri siswa sebagai pelajar Surabaya.

Dalam pelaksanaan LOS, SMAN 16 membentuk tim khusus. Selain guru, siswa kelas XI dan XII dilibatkan. "Ada rekutmen bagi siswa yang ingin menjadi panitia LOS. Mereka sangat semangat menjadi pendamping adik kelasnya," katanya. Meski begitu, tim guru juga melakukan pemantauan selama LOS.

SMAN 16 memastikan tidak ada kegiatan yang memberikan persyaratan berat maupun perpeloncoan saat LOS. Siswa baru hanya diwajibkan membawa ID card yang sudah ditentukan serta tanam pohon di sekolah pada hari terakhir LOS. "Siswa baru tidak disyaratkan untuk bawa apa-apa yang meberatkan atau yang sulit. Kami memastikan hal itu," lanjut Sulis.

Selain itu, tim guru bakal melakukan pemantauan secara berkala selama LOS. Tujuannya adalah memastikan tidak ada kegiatan perpeloncoan saat LOS.

"Kami mengerti, saat LOS memang biasanya timbul jiwa senioritas dalam kakak kelas. Tapi, kami tim guru memastikan tidak ada kekerasan dalam bentuk apa pun," katanya. Kalau nanti ditemukan pelanggaran, pihak sekolah akan memberikan peringatan.

Ketua OSIS SMAN 16 Irfan Krisna menambahkan, pengarahan untuk panitia LOS disiapkan jauh-jauh hari. Dia mengungkapkan, seluruh kegiatan LOS tidak mengandung kekerasan, melainkan memberikan dampak positif kepada siswa baru. Misalnya, siswa baru nanti diimbau untuk membawa bekal sarapan pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan sarapan pagi sebelum mengawali aktifitas sehari-hari. (bri/c19/ai)

(Sumber: Metropolis/Jawa Pos edisi Minggu 26 Juli 2015. Judul asli artikel: SMAN 16 Nyanyi Himne, SMAN 20 Adakan TPA).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan meninggalkan komentar dengan tulisan yang sopan dan tidak mengandung SARA.